Scan to Download ios&Android APP


Prakiraan Saham Aurora Cannabis: Menuju Titik Rendah Baru?

12:36, 15 December 2021

Share this article

Have a confidential tip for our reporters?

Prakiraan saham Aurora Cannabis

Setelah mencapai harga C$23,95 pada tanggal 11 Februari 2021, Aurora Cannabis (ACB) kehilangan lebih dari 60% nilainya. Setelah penurunan setajam itu, bagaimana nasib saham ini ke depannya?

Silakan baca artikel ini untuk mengetahui prakiraan analis dan berita saham Aurora Cannabis terbaru. 

Sekilas tentang Kinerja ACB

 Grafik Harga ACB 5 Tahun

Harga saham ACB mengalami penurunan stabil sejak Maret 2019. Walaupun reli pasar secara luas membantu saham ini hingga naik ke harga C$26,80 pada bulan Mei 2020, peningkatan itu berumur pendek. Harga saham menukik ke titik terendah sepanjang masa di angka C$4,93 pada tanggal 28 Oktober 2020 ketika perusahaan tersebut mengumumkan dilusi harga saham hingga $500 juta dalam 25 bulan.

Saham berhasil rebound dari titik nadir itu. Peningkatannya ditandai pada bulan November 2020 ketika Joe Biden menang dalam pemilu AS, yang menimbulkan harapan akan legalisasi ganja di AS sehingga saham pun memasuki 2021 dengan harga lebih tinggi.

Saham ACB mengawali Januari 2021 di harga C$10,78 yang merupakan peningkatan lebih dari 100% terhitung sejak titik terendahnya sepanjang masa, dan terus naik hingga mencapai C$24,10 pada tanggal 10 Februari. Namun, sekali lagi, peningkatan itu tak berlangsung lama dan harga saham mengulang tren turun hingga sekitar C$8,55 pada saat penutupan sesi trading pada tanggal 2 November. 

Mengapa Kinerja Aurora Cannabis Seburuk Ini?

Kinerja saham yang mengecewakan ini dapat dikaitkan dengan ketidakmampuan perusahaan untuk memperbesar pendapatan. Terakhir kita mendengar kabar dari Aurora Cannabis adalah bulan September lalu ketika mereka merilis laporan hasil fiskal Q4. Perusahaan tersebut melaporkan penurunan pendapatan bersih sebesar 20% di angka C$54,8 juta, turun dari C$68,4 juta pada tahun sebelumnya. Untuk keseluruhan tahun fiskal 2021, pendapatan total turun ke angka C$245 juta, 9% lebih rendah daripada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Aurora melaporkan kerugian bersih C$135 juta. Walaupun demikian, kerugian itu jauh lebih baik daripada kerugian C$1,9 miliar yang dilaporkan pada kuartal yang sama satu tahun lalu.

Bisnis ini merugi lebih dari C$3 miliar pada tahun fiskal sebelumnya, yang mengakibatkan perombakan dan rencana transformasi bisnis besar-besaran. Sebagian dari proses transformasi itu adalah penunjukan CEO baru, Miguel Martin. Untuk tahun terakhir ini, perusahaan mencatat kerugian setahun C$695 juta seiring dengan kebijakan CEO baru yang mengarahkan kembali fokus perusahaan pada ganja medis setelah berjuang untuk berhasil di pasar pemakaian kasual.

Segmen ganja medis merupakan poin kuat untuk Aurora karena perusahaan ini diuntungkan dengan status sebagai pionir di area tersebut. Pendapatan ganja medis Kanada mencapai C$107 juta. Sementara itu, pendapatan bersih ganja konsumsi anjlok 45% dari tahun ke tahun.

Selanjutnya, karena bergeser ke pasar medis yang menerapkan harga jual dan margin bersih lebih tinggi, margin kotor yang disesuaikan sebelum penyesuaian nilai wajar atas pendapatan bersih ganja pada Q4 2021 adalah 54%. Ini merupakan kenaikan 49% dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya dan 44% dari Q3 2021. 

Setelah mencapai hasil tersebut, Martin mengatakan dalam siaran pers: “Kami sangat senang dengan progres strategis dan finansial dalam memperbesar pendapatan medis bermargin tinggi, merasionalkan pengeluaran, memperkuat neraca, dan mengurangi pemakaian uang tunai selama tahun fiskal 2021.

“Dengan tantangan terus-menerus di pasar pemakaian kasual dewasa Kanada, diversifikasi kami yang luas di segmen medis domestik, medis internasional, dan pemakaian kasual dewasa memberi kami kekuatan, stabilitas, dan peluang bertumbuh di industri cannabinoid global yang berkembang ini.”

Aurora Cannabis melaporkan pendapatan Q1 2022 pada tanggal 9 November. Investor kemungkinan akan terus tertarik dengan rencana transformasi bisnisnya, dan secara khusus mencari tanda-tanda pertumbuhan berkelanjutan di bisnis medis internasional.

Grafik Harga Saham ACB: Gambaran Teknis

Harga Saham ACB telah membentuk rangkaian titik tinggi lebih rendah dan rendah yang lebih rendah selama sembilan bulan terakhir ini. Pada saat artikel ini ditulis (2 November), saham diperdagangkan di bawah garis tren turun yang dimulai pada pertengahan Februari dan di bawah simple moving average (SMA) 50 dan 200 hari. Relative Strength Index (RSI atau Indeks Kekuatan Relatif) netral di angka 50 dan hanya memberi sedikit petunjuk.

Grafik Harga Saham ACB: Gambaran Teknis

SMA 50 hari sudah dites. Penembusan harga di atas level ini dapat membuka pintu ke titik C$9,45 di tempat level resistance garis tren turun berada. Diperlukan pergerakan di atas C$9,85 untuk menangkal downtrend jangka pendek dan mengekspos SMA 200 hari di harga C$10,93.

Sementara itu, penjual dapat mencari pergerakan di bawah C$7,47 ke target C$4,93 yang merupakan titik terendah sepanjang masa.

Setelah turun lebih dari 60% dari titik tertinggi di tahun 2021, apakah saham ini sebaiknya dijual, dibeli, atau ditahan? Mari kita lihat proyeksi saham ACB terbaru dari beberapa analis.

Prediksi Saham ACB: Apakah Rencana Transformasi Akan Mampu Mengangkat Saham Perusahaan?

Emily Flippen, analis senior di Motley Fool, pesimis akan prospek Aurora Capital. Dalam catatan untuk Capital.com, ia mengatakan, “Dalam jangka pendek, harga saham bisnis ini mungkin menyimpang dengan signifikan dari kinerja bisnis yang mendasarinya. Akan tetapi, dalam jangka panjang, keduanya hampir tidak mungkin dipisahkan.

“Dalam kasus Aurora Cannabis, bisnis ini telah menghadapi hambatan berat selain kesalahan parah dalam pengurusan modal yang menyebabkan kerugian besar untuk investor jangka panjang. Aurora tidak hanya mengalami penurunan pendapatan karena “ukuran pengoperasian yang tepat”, tetapi manajemen masih harus mengurangi nilai jutaan dolar aset ganja serta melemahkan aset tak berwujud, yang sebagian besar dibeli dengan modal yang disediakan oleh pemegang saham. Harapan Aurora adalah bisnis yang lebih kecil dan lebih efisien akan dapat menghasilkan uang yang cukup sehingga mereka dapat mendanai bisnis sendiri.” 

Flippen menambahkan, “Akan tetapi, mengingat adanya persaingan ketat yang tidak hanya lebih baik dalam permodalan, tetapi juga mengelola modalnya dengan lebih efisien secara fundamental tanpa dilusi besar, kecil kemungkinan bisnis Aurora (dan dengan demikian harga sahamnya) akan dapat bertahan dalam jangka panjang.”  

Alexander Voigt, pendiri dan CEO daytradingz.com, menganggap hasil laporan pada tanggal 9 November ini sebagai katalis potensial untuk arah masa depan. Dalam analisis saham ACB yang dibuatnya, ia mengatakan, “Dalam dekade terakhir ini, Aurora Cannabis melalui beberapa tahun dengan alur kas operasional negatif dan beberapa kali meleset dari ekspektasi pendapatan. Potensi terbesarnya ada pada legalisasi ganja di lebih banyak negara.

Pengumuman laporan pendapatan pada tanggal 9 November 2021 (setelah penutupan pasar) menyediakan panduan yang lebih baik mengenai perspektif perusahaan. Investor jangka panjang harus menunggu untuk melihat profitabilitas aktual terungkap lebih dahulu sebelum mempertimbangkan membeli Aurora Cannabis.”

Sementara itu, Jeff Sampson, pendiri dan CEO Everscore, memprakirakan ekspansi ke AS dengan cara yang kurang lebih sama dengan perusahaan serupa, Tilray (TLRY) dan Canopy (WEED). Ia mengatakan:

“Sebagai perusahaan ganja terbesar ketiga di Kanada, saya memperkirakan rencana ekspansi untuk memasuki negara-negara bagian AS dengan pasar pemakaian dewasa dan kasual yang serupa dengan Tilray dan Canopy.”

Ia menambahkan bahwa “latar belakang Miguel Martin di Altria menyiratkan taktik CPG yang mirip dengan taktik Irwin Simon di Tilray, yaitu fokus pada merek dan membangun infrastruktur distribusi.”

Menurut MarketBeat pada saat penulisan artikel ini (2 November), sembilan analis telah mengeluarkan rating untuk Aurora Cannabis selama 12 bulan terakhir. Ada lima rating ‘tahan’ dan empat rating ‘jual’ dengan rating konsensusnya adalah ‘tahan’. Rata-rata prakiraan harga saham ACB satu tahun adalah C$6,81 dengan target harga saham Aurora tertinggi $8,50 dan terendah $6,00.

Sementara itu, menurut situs prakiraan berbasis algoritma, Wallet Investor, saham ini diperkirakan naik dengan kuat selama tahun-tahun ke depan. Prediksi Aurora Cannabis dari situs ini adalah C$9,92 untuk akhir tahun 2021 dan C$11,28 untuk 2022. Setelah itu, prakiraan harganya adalah C$12,63 untuk tahun 2023 dan $14,22 untuk tahun 2024, lalu C$15,62 pada tahun 2025. Menurut prakiraan saham ACB 5 tahun dari situs ini, harga saham dapat mencapai C$15,89 pada November 2026. 

Harap diperhatikan bahwa artikel ini bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Ingat bahwa prediksi analis dan situs prakiraan online bisa saja dan pernah salah. Jangan lupa bahwa kinerja masa lalu bukan merupakan indikator keuntungan di masa depan.

Kami sarankan Anda selalu melakukan riset sendiri dan mempertimbangkan tren dan berita pasar terbaru, analisis teknis dan fundamental, serta opini para pakar sebelum mengambil keputusan investasi apa pun. Jangan pernah menginvestasikan uang lebih banyak daripada kerugian yang mampu Anda tanggung.

FAQ

Apakah saham Aurora Cannabis baik untuk dibeli?

Menurut MarketBeat tertanggal 2 November 2021, tidak ada analis yang mengamati saham ini memberi rating beli. Bagus atau tidaknya saham ACB untuk dibeli sebagai portofolio investasi bergantung pada situasi keuangan dan toleransi Anda terhadap risiko. Anda harus meneliti saham ini untuk memutuskan apakah sesuai dengan tujuan investasi Anda. Ingat bahwa kinerja masa lalu bukan merupakan indikator keuntungan di masa depan. Selain itu, jangan pernah menginvestasikan uang yang tidak mampu Anda relakan jika harus mengalami kerugian.

Apakah saham Aurora Cannabis akan naik atau turun?

Tertanggal 2 November 2021, menurut MarketBeat, prakiraan harga saham ACB satu tahun adalah C$6,81 dengan target harga tertinggi $8,5 dan terendah $6,00. Sementara itu, situs prakiraan berbasis algoritma, Wallet Investor, menunjukkan saham akan naik cukup signifikan dalam tahun-tahun ke depan dan mencapai C$15,89 pada bulan November 2026.

Andalah yang dapat menentukan apakah prediksi saham tersebut dapat dipercaya. Yang terpenting adalah Anda harus melakukan riset sendiri.

Apakah Aurora Cannabis investasi yang baik dalam jangka panjang?

Apakah saham ACB merupakan investasi jangka panjang yang sesuai untuk portofolio Anda, jawabannya bergantung pada situasi keuangan pribadi dan toleransi Anda terhadap risiko. Anda harus meneliti saham ini untuk memutuskan apakah sesuai dengan tujuan investasi Anda. Ingat bahwa kinerja masa lalu bukan indikator keuntungan masa depan dan jangan pernah menginvestasikan uang yang tidak mampu Anda relakan jika harus hilang.

Perbedaan Antara Trading Aset dan Contract for Difference (CFD)

Perbedaan utama antara trading CFD dan trading aset seperti saham dan komoditas adalah Anda tidak perlu memiliki aset dasarnya ketika trading dengan CFD.

Anda bisa profit jika pasar bergerak sesuai keinginan atau rugi jika pasar berlawanan dengan harapan. Akan tetapi, pada trading konvensional, Anda menyepakati kontrak untuk menukar kepemilikan saham atau komoditas individual yang sah dengan uang, dan aset itu bisa Anda miliki sampai Anda menjualnya lagi.

CFD adalah produk leverage, yang berarti bahwa Anda hanya perlu mendepositkan sekian persen dari nilai total trading CFD untuk membuka posisi. Namun, pada trading konvensional, Anda harus membeli aset dengan harga penuh. Di UK tidak ada pajak untuk trading CFD, tetapi ketika membeli saham, misalnya, Anda akan dikenakan pajak.

CFD mengenakan biaya menginap untuk menahan trading (kecuali Anda menggunakan leverage 1:1) sehingga lebih cocok untuk kesempatan trading jangka pendek. Sementara itu, saham dan komoditas biasanya dibeli dan ditahan untuk waktu lebih lama. Ada kemungkinan Anda harus membayar komisi atau biaya broker ketika membeli dan menjual aset secara langsung, serta memerlukan tempat penyimpanan yang aman.

Baca lainnya: Prediksi harga Bitcoin 2025: apakah koin ini akan mencapai $100.000?

Capital Com is an execution-only service provider. The material provided on this website is for information purposes only and should not be understood as an investment advice. Any opinion that may be provided on this page does not constitute a recommendation by Capital Com or its agents. We do not make any representations or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. If you rely on the information on this page then you do so entirely on your own risk.

Masih mencari broker yang bisa Anda percayai?


Bergabung dengan 400.000+ trader di seluruh dunia yang telah memilih trading bersama Capital.com

1. Buat & verifikasi akun Anda

2. Lakukan deposit

3. Temukan trading Anda