Scan to Download ios&Android APP

Prakiraan pound: pemulihan ekonomi dan kebuntuan Brexit

15:00, 28 September 2021

Share this article

Have a confidential tip for our reporters?

Prakiraan pound

Keberhasilan pelaksanaan vaksinasi di Inggris dan pembukaan kembali sebagian ekonomi Inggris telah menguatkan poundsterling (GBP) terhadap dolar AS (USD).

Pencabutan sebagian restriksi lockdown telah memberikan ‘keceriaan’ yang sangat dibutuhkan bagi para traders mata uang, adanya kenaikan angka PDB (Produk Domestik Bruto) Inggris sebesar 2,3% pada April. Ini merupakan angka pertumbuhan tercepat sejak Juli 2020.

Akan tetapi, Brexit masih menjadi penghambat pound dan dengan adanya ketegangan hubungan antara Inggris dan Uni Eropa serta perselisihan mengenai kontrol bea cukai antara Irlandia Utara dan republik Irlandia yang sedang berlangsung.

Kewaspadaan terhadap prospek kedepannya digerakan oleh firasat di antara beberapa analis jikalau kabar baik telah dipertimbangkan. Ketidakpastian terhadap kebijakan suku bunga Bank of England dan apakah Federal Reserve AS (The Fed) akan memperketat kebijakannya juga ikut berperan (atas ketidakpastian tersebut).

Kinerja pound sejauh ini di tahun 2021

Pasangan GBP/USD memulai perdagangan pada tahun 2021 di sekitar 1,3600. Ini merupakan level tertinggi pound terhadap dolar AS sejak Mei 2018. Pencapaian ini terjadi meskipun Inggris sedang melaksanakan lockdown ketiga karena melonjaknya kasus COVID-19.

Grafik kurs GBP/USD

Dengan adanya persetujuan Brexit dan peningkatan pelaksanaan vaksinasi COVID di seluruh wilayah Inggris, investor pound optimis dan sterling sangat dikehendaki pada awal tahun. Nilai tukar GBP/USD naik lebih dari 1,5% di bulan Februari saja.

Grafik kurs GBP/USD, YTD

Namun, pound melemah terhadap USD pada bulan Maret. Walaupun demikian, Ini lebih merupakan “cerita” dolar AS. Imbal hasil surat utang AS (US treasury) naik tajam di bulan Maret dan terjadi perdagangan risk-off, di mana kebanyakan investor menjual saham dan mencari investasi yang lebih aman. Hal Ini menguntungkan dolar AS dan pasangan GBP/USD tergelincir ke 1,3670.

Pound kembali menguat dan pasangan GBP/USD melanjutkan tren kenaikannya hingga April dan Mei karena Inggris melonggarkan restriksi lockdown setelah adanya gelombang ketiga. Pasangan mata uang tersebut mencapai rekor intraday dua tahun tertinggi di 1,4250 pada 1 Juni.

Akan tetapi, pound tidak dapat mempertahankan level tertingginya terhadap dolar AS dan tergelincir di bawah level angka psikologis 1,4000 pada divergensi bank sentral, dikarenakan Federal Reserve (Fed) yang menuju lebih hawkish. Pada 16 Juni, pasangan GBP/USD jatuh ke 1,3987, sebuah level yang terakhir terlihat enam minggu lalu pada awal Mei.

Apa yang menjadi pendorong nilai pound saat ini?

Kinerja GBP saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama.

  • Memperbaiki data ekonomi makro

Ekonomi Inggris berkinerja lebih baik dari yang diharapkan pada kuartal pertama tahun 2021, berkontraksi sebesar 1,5% di tengah pelaksanaan lockdown. Restriksi COVID dilonggarkan pada bulan April dan semakin dilonggarkan lagi di bulan Mei.Data-data makro (ekonomi) telah meningkat pesat. Data Purchasing Managers' Index (PMI) yang diawasi ketat mengungkapkan bahwa sektor manufaktur dan jasa menguat kembali di bulan April dan terus berkembang di bulan Mei.

IMP gabungan, rata-rata tertimbang dari Indeks Output Manufaktur dan Indeks Aktivitas Bisnis Jasa yang dianggap sebagai ukuran aktivitas bisnis yang mumpuni, mencapai titik tertinggi sepanjang masa di bulan Mei.

Riwayat PMI gabungan Inggris

Inflasi juga melonjak karena ekonomi Inggris dibuka kembali. Diukur oleh Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi melonjak menjadi 2,1% tahun-ke-tahun (year-on-year/YoY) di bulan Mei, melampaui target sebesar 2% oleh Bank of England (BoE) untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun. Sebuah overshoot dalam inflasi dapat mendorong bank sentral Inggris untuk condong ke arah sikap yang lebih hawkish, seperti yang dilakukan oleh Federal Reserve AS.

  • Kebijakan moneter dari Bank of England

Bank of England (BoE) mengadopsi kebijakan uang longgar (easy monetary policy) sepanjang pandemi untuk mendukung perekonomian Inggris. Suku bunga dipotong ke rekor terendah sebesar 0,1% dan adanya program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) sebesar £825 miliar oleh bank sentral.

Saat ini, dengan gambaran ekonomi yang semakin membaik dan inflasi di atas target, investor semakin fokus pada langkah BoE selanjutnya. Kapan mereka akan mengurangi program pembelian obligasi serta kapankah suku bunga naik pertama kalinya?

Berdasarkan kepada Reuters, Suku bunga kontrak berjangka sekarang menunjuk kepada kenaikan suku bunga oleh BoE dari 0,1% menjadi 0,25% pada Juni 2022. Hal ini merupakan perubahan yang cukup besar mengingat bahwa pada awal tahun ini BoE masih mempertimbangkan suku bunga negatif.

Dalam pidatonya pada Februari 2021, Gertjan Vlieghe, anggota eksternal Komite Kebijakan Moneter (Monetary Policy Committee/MPC), mengatakan bahwa ada beberapa skenario yang mungkin untuk jalur suku bunga bank di masa depan.

Tiga skenario jalur suku bunga bank di masa depan

What is your sentiment on GBP/USD?

1.22594
Bullish
or
Bearish
Vote to see Traders sentiment!

Posisi BoE akan menjadi kunci bagaimana kinerja pound terhadap dolar AS, mengingat bahwa Fed sudah mulai berbicara tentang pengurangan pembelian obligasi dan berpotensi membuat dua kenaikan suku bunga pada tahun 2023.

Posisi kebijakan moneter BoE yang relatif terhadap Federal Reserve akan membantu investor memutuskan apakah akan membeli atau menjual GBP/USD pada paruh kedua tahun ini dan masuk ke tahun 2022.

  • Brexit 

Brexit terus menjadi ‘duri’ untuk pound. Sementara kesepakatan Brexit telah disepakati pada akhir tahun lalu, masalah atas protokol Irlandia Utara semakin memuncak. Protokol ini adalah bagian dari kesepakatan Brexit yang membuat Irlandia Utara tetap berada di pasar tunggal Uni Eropa untuk barang. Masalah seputar implementasi protokol telah menempatkan Uni Eropa dan Inggris di ambang perang dagang yang muncul dengan latar belakang ketidakstabilan politik di Irlandia Utara.

Seiring berjalannya waktu, masalah sensitif seputar protokol diharapkan akan terselesaikan dan tidak dipolitisasi. Pound kemungkinan besar akan berada di bawah tekanan untuk sementara waktu, setiap kali ketegangan antara Inggris dan Uni Eropa meningkat. Pola ini kemungkinan akan terus berlanjut selama sisa tahun ini.

  • Pandemi COVID-19

Kasus COVID-19 kembali meningkat di Inggris. Penyebaran varian Delta mengakibatkan penundaan sementara pencabutan total (final) terhadap restriksi pandemi oleh Perdana Menteri Boris Johnson hingga sisa populasi orang dewasa divaksinasi. Untuk saat ini, berkat pelaksanaan vaksin lebih awal, angka rawat inap dan kematian tetap rendah.

Ini berarti kebutuhan untuk restriksi yang lebih besar tampaknya tidak memungkinkan sekarang dan bahwa COVID-19 seharusnya tidak terlalu membebani pound ke depan. Setiap tanda peningkatan rawat inap dan kematian, gelombang keempat, atau kembalinya kebijakan lockdown ketat, dapat membuat sterling turun tajam.

Prospek mata uang: prakiraan GBP untuk tahun 2021 dan seterusnya

Melihat ke depan menjelang akhir tahun dan awal tahun depan, analisis dan prakiraan terhadap GBP oleh bank investasi bervariasi, hal ini menyoroti betapa sulitnya untuk memprediksi pergerakan GBP dalam jangka waktu panjang.

ING memprakirakan tetap optimis terhadap GBP meskipun pound baru-baru ini mengalami penurunan terhadap dolar AS. Analis bank memperkirakan GBP akan naik selama musim panas, bergerak kembali di atas 1,50. Dalam prediksinya, ING juga menilai akan adanya kenaikan menuju 1,53 pada akhir tahun 2021, dengan kurs GBP/USD ditutup pada 2022 pada 1,52.

HSBC mendorong keberhati-hatian (calon investor) GBP kedepannya. Analis di bank global menganggap bahwa bagian terbesar dari kabar baik di bagian depan siklus telah diperhitungkan ke dalam poundsterling. Akibatnya, perbedaan suku bunga akan menjadi fokus. HSBC menganggap bahwa GBP/USD bisa lebih rentan untuk bergerak turun karena Fed menuju kebijakan pengetatan.

Analis tersebut berkomentar: "Banyak kabar baik di bagian depan siklus sudah diperhitungkan ke GBP, dan GBP/USD sekarang terlihat relatif lebih tinggi terhadap perbedaan suku bunganya, sehingga resikonya adalah terjadinya penurunan."

TD Securities juga berfokus pada perbedaan suku bunga untuk mengidentifikasi tren GBP kedepannya. Analis TD Securities mengatakan:

“Perbedaan suku bunga riil dengan dolar AS telah turun meskipun BoE lebih hawkish. Hal ini dapat menempatkan cable [GBP/USD] pada posisi yang kurang menguntungkan, terutama karena indikator kami menunjukkan bahwa pasar tetap dalam posisi long."

Analis pada Goldman Sachs juga mengambil sikap yang lebih berhati-hati. Prakiraan pound Inggris oleh bank investasi pun beragam. Analis valas melihat fundamental pound didorong oleh faktor positif dan negatif. Mereka tidak mengharapkan BoE menaikkan suku bunga hingga tahun 2025 yang dapat menguras dukungan saat ini. Namun, mereka melihat pound naik ke angka 1,45 selama 12 bulan mendatang, meskipun hal ini akan bergantung terhadap penurunan dolar AS.

Prediksi nilai tukar GBP/USD

FAQ

Apakah GBP merupakan mata uang yang lemah atau kuat untuk saat ini?

Pada tahun 2007, pasangan GBP/USD diperdagangkan di sekitar level 2,00. Ini berarti bahwa pound lebih kuat terhadap dolar AS pada saat itu dibandingkan dengan sekarang ini. Ketidakpastian Brexit dan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung telah melemahkan mata uang Inggris secara signifikan selama beberapa tahun terakhir, sehingga membawa GBP/USD ke level terendah di 1,14 pada bulan Maret 2020. Pound baru mulai pulih dari hambatan laju pertumbuhan belakangan ini.

Faktor-faktor apa yang mempengaruhi nilai pound Inggris?

Faktor pendorong utama yang dapat mempengaruhi nilai pound biasanya adalah kebijakan moneter dari Bank of England, inflasi dan prospek pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Brexit juga telah menjadi pengaruh yang kuat terhadap nilai pound.

Akankah pound (GBP) naik pada tahun 2021?

Pound Inggris telah menguat terhadap dolar AS dan euro (EUR) sepanjang tahun ini. Apakah (GBP) dapat mempertahankan penguatan tersebut sepanjang sisa tahun ini sangat tergantung pada divergensi oleh bank sentral. Jika BoE mulai memberlakukan kebijakan moneter ketat lebih cepat daripada Federal Reserve dan/atau Bank Sentral Eropa (ECB), maka nilai pound dapat lebih tinggi. Namun, jika BoE tetap lebih berhati-hati, maka nilai GBP dapat turun.

Bagaimana memulai trading GBP/USD serta pasangan forex populer lainnya saat ini?

Apakah Anda ingin menambahkan beberapa mata uang ke portofolio Anda? Melalui Contracts for Difference (CFD) pada platform trading Capital.com, Anda mendapatkan akses ke berbagai pasar forex, mulai dari pasangan mata uang utama seperti GBP/USD, USD/JPY dan EUR/USD, hingga pasangan mata uang eksotik seperti GBP/ZAR, AUD/MXN dan EUR/TRY.

Trading melalui CFD menawarkan kesempatan untuk memanfaatkan fluktuasi pada posisi bullish dan bearish. Anda dapat berada pada posisi long, jika Anda berspekulasi bahwa nilai tukar akan naik. Atau pada posisi short, jika Anda berspekulasi bahwa nilai tukar akan turun.

Perdagangan British Pound / US Dollar CFD

1m
5m
15m
30m
1H
4H
1D
1W

Sebagai produk leverage, CFD dirancang untuk memaksimalkan keuntungan yang bisa menjadi besar pada aset volatil seperti forex. Namun, Anda harus menyadari risiko tinggi yang terlibat karena penggunaan leverage juga memperbesar kerugian jika harga aset bergerak melawan posisi Anda.

Pelajari lebih lanjut tentang trading CFD forex dengan panduan komprehensif kami. Buat akun di Capital.com dan ikuti perkembangan berita terbaru serta prediksi GBP untuk menemukan level terbaik untuk trading CFD yang menguntungkan.

Investasi
Ukuran posisi
Leverage

 

Jual
Beli

Spread

Harga pembukaan pasar
()
Harga saat ini
Untung/Rugi*
Komisi perdagangan
$ 0
Capital Com is an execution-only service provider. The material provided on this website is for information purposes only and should not be understood as an investment advice. Any opinion that may be provided on this page does not constitute a recommendation by Capital Com or its agents. We do not make any representations or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. If you rely on the information on this page then you do so entirely on your own risk.

Masih mencari broker yang bisa Anda percayai?


Bergabung dengan 400.000+ trader di seluruh dunia yang telah memilih trading bersama Capital.com

1. Buat & verifikasi akun Anda

2. Lakukan deposit

3. Temukan trading Anda