CFD merupakan instrumen yang rumit dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang secara cepat karena adanya pengaruh leverage. 81.40% akun investor ritel mengalami kerugian saat melakukan kegiatan perdagangan CFD dengan penyedia ini. Anda harus mempertimbangkan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda mampu menerima risiko tinggi kehilangan uang.

Scan to Download iOS&Android APP

Prakiraan Harga Perak untuk 2022 dan Seterusnya: Akankah Logam Ini Pulih dari Penurunan Tahun 2021?


Diperbarui

Share this article
Tags
In this article:
  • Silver
    Silver
    19.063 USD
    0.206 +1.090%

What You Need to Know

The week ahead update on major market events in your inbox every week. Subscribe
Prakiraan Harga Perak

Harga perak naik dalam bulan terakhir menyusul kenaikan harga emas ketika ketegangan antara Rusia dan Ukraina berujung pada serangan Rusia.

Akan tetapi, apakah logam berharga ini overbought setelah penurunan 11,6% tahun 2021 lalu? Bisakah pengambilan profit beramai-ramai menurunkan harga ini dalam jangka pendek?

Artikel ini membahas performa perak sejauh ini dan beberapa prediksi perak terbaru dari analis.

Perak Naik Selama Konflik Rusia-Ukraina

Berita harga perak dalam beberapa bulan terakhir dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (FED) akan menaikkan suku bunga beberapa kali tahun ini. Suku bunga yang lebih tinggi berarti bearish untuk pasar logam mulia karena investor cenderung memindahkan uang mereka dari kepemilikan logam yang tidak memberikan bunga ke aset berbunga.

Harga spot perak turun dari $26,41 per ounce pada tanggal 1 Januari 2021 menjadi $23,35 pada tanggal 31 Desember 2021. Perak turun lagi 4,1% di bulan Januari 2022 sehingga menyandang status dengan performa terburuk di sektor logam mulia. Perak melonjak ke harga $24,50 per ounce pada minggu ketiga Januari, tetapi merosot ke $22,39 pada akhir bulan.

Grafik Harga Perak

Walaupun inflasi tinggi biasanya mendukung harga logam mulia, percepatan pengetatan moneter telah sangat membebani sentimen harga. Namun, tren harga berubah naik pada bulan Februari sebagai tanggapan atas meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina. Perak mencapai harga $24,71 per ounce pada tanggal 24 Februari, ketika Rusia mengirim pasukan ke Ukraina dalam serangan berskala besar, sehingga investor memindahkan aset ke sektor yang lebih aman. Harga perak turun ke level $24,02 pada tanggal 25 Februari karena para investor beramai-ramai mengambil profit ketika harganya mencapai level tertinggi sejak tanggal 20 Januari. Harganya naik menjadi $24,75 pada pagi hari tanggal 1 Maret ketika Rusia memperluas serangannya di kota-kota Ukraina.

Perang Rusia-Ukraina kemungkinan akan terus menggerakkan arah harga perak dalam waktu dekat, seiring laju jadwal pengetatan moneter FED. Pimpinan FED, Jerome Powell, dijadwalkan akan memberikan laporan kebijakan moneter tengah tahunan bank sentral AS kepada Kongres AS pada hari Rabu dan Kamis. Kenaikan pertama dari rangkaian peningkatan suku bunga kemungkinan akan terjadi pada bulan Maret.

Rasio emas–perak, yaitu jumlah ounce perak yang dibutuhkan untuk membeli satu ounce emas, naik dari rata-rata 78,32 pada bulan Desember menjadi 80,21 di bulan Januari, tetapi turun lagi ke 78,01 pada bulan Februari karena perak mengejar kenaikan di pasar emas. Rasionya turun menjadi 65,41 pada bulan Februari 2021 ketika harga perak melonjak.

Rasio Emas–Perak

Di pasar fisik, permintaan perak diperkirakan akan meningkat tahun ini sehingga berpotensi memberi dukungan untuk harga spot. Silver Institute memperkirakan permintaan global mungkin meningkat sebesar 8% dari tahun 2021 ke rekor tertinggi 1,112 miliar ounce pada tahun 2022. Kenaikan itu akan didorong oleh rekor fabrikasi industri perak yang diperkirakan akan meningkat sebesar 5% karena peningkatan penggunaan teknologi hijau dan tradisional. Permintaan investasi untuk perak batangan dan koin emas diperkirakan akan melonjak 13% pada tahun 2022 ke level tertinggi dalam tujuh tahun. Permintaan perak untuk digunakan dalam perhiasan diperkirakan akan meningkat sebesar 11%. Permintaan peralatan rumah tangga berbahan perak juga diperkirakan naik 21%.

Tidak seperti emas yang merupakan aset investasi, penggunaan perak dalam industri lebih dari setengah permintaan total perak. Silver Institute mengatakan:

“Peningkatan berkelanjutan dalam ekonomi global akan memberi dorongan tambahan untuk pengaplikasian aplikasi industri perak, mengurangi hambatan jangka pendek dari kelangkaan rantai pasokan, dan tantangan di wilayah tertentu akibat dampak pandemi Covid-19”

Ekspansi energi terbarukan yang meningkat pesat karena pemerintah di seluruh dunia makin berkomitmen mengurangi emisi karbon diperkirakan akan meningkatkan permintaan perak untuk panel fotovoltaik surya hingga mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

Natural Gas

6.94 Price
-0.580% 1D Chg, %
Biaya inap posisi Long -0.1437%
Biaya inap posisi short 0.1041%
Waktu biaya inap 21:00 (UTC)
Spread 0.020

BTC/USD

19,331.50 Price
-0.590% 1D Chg, %
Biaya inap posisi Long -0.0500%
Biaya inap posisi short 0.0140%
Waktu biaya inap 21:00 (UTC)
Spread 60.00

Oil - Crude

79.31 Price
-2.390% 1D Chg, %
Biaya inap posisi Long 0.0226%
Biaya inap posisi short -0.0420%
Waktu biaya inap 21:00 (UTC)
Spread 0.03

XRP/USD

0.48 Price
-1.690% 1D Chg, %
Biaya inap posisi Long -0.0500%
Biaya inap posisi short 0.0140%
Waktu biaya inap 21:00 (UTC)
Spread 0.00600

Prospek perak dari sektor otomotif dan telekomunikasi 5G tetap kuat karena didukung oleh peningkatan elektrifikasi kendaraan dan percepatan infrastruktur jaringan 5G.

Mengenai pasokan, Silver Institute memproyeksikan total pasokan naik 7% menjadi 1,092 miliar ounce pada tahun 2022 dengan produksi tambang meningkat ke level tertinggi dalam enam tahun. Tambang perak primer diharapkan dapat meningkatkan produksinya dari lokasi besar dan proyek baru.

Pasar perak mengalami defisit pada tahun 2021 untuk pertama kalinya dalam enam tahun, yang diperkirakan akan berlanjut sampai tahun ini dengan kekurangan 20 juta ounce  meskipun Silver Institute mengatakan bahwa ini "relatif sederhana secara absolut".

Produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) naik 6% menjadi 1,132 miliar ounce pada tahun 2021 dan hanya berubah sedikit mendekati rekor tertinggi sepanjang tahun ini.

Bagaimana prediksi harga perak dari para analis untuk tahun 2022? Baca prakiraan dan komentar terbaru mengenai perak dalam beberapa tahun mendatang.

What is your sentiment on Silver?

19.063
Bullish
or
Bearish
Vote to see Traders sentiment!

Prediksi Harga Perak untuk 2022 dan Seterusnya: Bagaimana Perdagangan Logam Berharga Ini ke Depannya?

Analis di Zaner melihat potensi kenaikan harga perak dalam waktu dekat. "Pada perkembangan positif hanya dalam semalam untuk harga emas dan perak, laporan manajer pembelian China untuk bulan Februari lebih baik dari perkiraan, dan para ekonom berpendapat bahwa peningkatan ini adalah hasil dukungan kebijakan," tulisnya dalam client note pada tanggal 1 Maret.

“Dalam waktu dekat, ketidakpastian akan terus mendominasi berita utama, dengan perkiraan dolar makin menguat, tetapi tidak mampu membatasi kenaikan emas dan perak… Jika pasokan komoditas energi dan pangan Rusia dihentikan, dan harga global meledak, ekspektasi inflasi di pasar akhirnya akan meningkatkan nilai emas dan perak dalam kenaikan yang sangat besar.”

Dengan melihat indikator teknis, analis Zaner menambahkan bahwa “walaupun grafik emas menunjukkan perubahan besar dalam harga, grafik perak selalu bullish dan dengan kenaikan yang teratur sepanjang Februari, sehingga pasar akan mempertahankan kapasitas beli yang spekulatif. Level support utama perak Mei hari ini terlihat di $24,35 dan kegagalan besar diperkirakan akan terjadi jika pasar tidak mampu menahan double low di level $24,15. Di sisi lain, melihat perdagangan perak bulan Maret yang di atas $24,87, logam mulia ini mungkin saja diperdagangkan di atas harga $25,10."

Pada saat penulisan artikel ini (1 Maret), prediksi harga perak dari bank Australia ANZ untuk tahun 2022 memperkirakan harga akan tetap stabil di sekitar $24 per ounce untuk paruh pertama tahun ini, tetapi nilainya menurun dalam jangka panjang sehingga jatuh ke harga $22,90 pada akhir September, lalu 22,20 per ounce pada akhir Desember, dan $18,70 pada akhir September 2023. Bank ini memperkirakan harga perak rata-rata $23,50 pada tahun 2022 dan $19,80 pada tahun 2023.

Silver Institute memperkirakan ketidakpastian ekonomi makro yang sedang berlangsung dan inflasi yang tinggi ini akan mendorong investor ritel untuk menggunakan perak sebagai lindung nilai dan aset berharga untuk disimpan, dan membatasi pengambilan profit.

"Namun, begitu laju kenaikan suku bunga kebijakan AS menjadi lebih jelas, prospek harga akan menjadi lebih menantang," lembaga tersebut menyatakan dalam perkiraan peraknya. 

“Pertumbuhan PDB beberapa ekonomi utama di awal 2022 ini menurun, seiring dengan meningkatnya volatilitas pasar keuangan. Ini menunjukkan ada peningkatan risiko bahwa kecepatan siklus kenaikan suku bunga AS bisa lebih lambat dari yang dapat ditahan oleh ekspektasi pasar saat ini. Jadi, pada awalnya harga perak akan diuntungkan oleh minat investor baru pada logam mulia. Beta perak yang tinggi juga dapat mengungguli emas, dengan rasio emas–perak diproyeksikan menurun sampai ke bawah 70 pada akhir tahun.”

“Secara keseluruhan, harga perak rata-rata tahunan 2022 (berdasarkan harga perak LBMA) diperkirakan $24,80, 1 persen lebih rendah dari harga rata-rata $25,14 di tahun 2021. Meskipun demikian, secara historis nilai ini masih mewakili rata-rata tahunan yang tinggi.”

Penting untuk diingat bahwa pasar keuangan tetap sangat volatil sehingga sulit untuk memprediksi harga aset dalam beberapa jam ke depan secara akurat, terlebih lagi membuat estimasi jangka panjang. Oleh karena itu, prediksi analis bisa saja dan pernah salah.

Kami menyarankan Anda untuk selalu melakukan riset sendiri dan mempertimbangkan tren pasar terbaru, berita, analisis teknis dan fundamental, serta pendapat pakar sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Dan jangan pernah berinvestasi melebihi kemampuan jika Anda tidak rela untuk kehilangannya.

FAQ

Apa yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan harga perak?

Perak sering dianggap sebagai aset aman bagi investor selama masa ketidakpastian ekonomi. Pasar cenderung digerakkan oleh kebijakan moneter, permasalahan geopolitik, nilai dolar AS, permintaan fisik, produksi pertambangan, dan berbagai alasan lain.

Apakah harga perak akan naik atau turun tahun 2022?

Pada saat penulisan artikel ini (1 Maret), beberapa analis melihat bahwa dalam jangka pendek pasar perak akan menemukan dukungan dari ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi makro. Akan tetapi, harganya mungkin akan berada di bawah tekanan pada pertengahan 2022 ketika bank sentral seperti FED meningkatkan suku bunganya.

Baca lainnya:

What You Need to Know

The week ahead update on major market events in your inbox every week. Subscribe
Capital Com is an execution-only service provider. The material provided on this website is for information purposes only and should not be understood as an investment advice. Any opinion that may be provided on this page does not constitute a recommendation by Capital Com or its agents. We do not make any representations or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. If you rely on the information on this page then you do so entirely on your own risk.

Masih mencari broker yang bisa Anda percayai?

Bergabung dengan 450.000+ trader di seluruh dunia yang telah memilih trading bersama Capital.com

1. Buat & verifikasi akun Anda 2. Lakukan deposit 3. Temukan trading Anda